Aku mencintaimu seperti retina menampung cahaya dan warna. kau lukis menjadi ranting pohon cemara, runcing rumput, kulit kerang, dan mungkin lengkung pelangi dalam mimpi

aku mencintaimu seperti koklea menangkap getar dan suara, kau gubah sebagai lagu burung gereja, deru angin, ricik hujan dan mungkin denting piano dalam hati

aku cuma sepasang mata bagi setiap bulis tangis yang menyentuh dagumu dan telinga seluruh duka yang membuatmu terjaga

 

-Cecep Syamsul Hari

Advertisement